Senin, 24 Juli 2017

Belajar Manga Level 1

Apa aja sih yang saya pelajari? Untuk sekarang sih baru mempelajari mimik muka, tubuh, menggunakan copic untuk mewarnai, mengenal alat-alat profesional dalam mangaka di Jepang.

Saya semangat sekali ketika menggambar full body atau seluruh tubuh. Memang ya kakak pengajar itu super banget gambarannya. Pengen seperti mereka, seharusnya saya belajar lebih memang . Untuk fokus itu butuh 1000 jam waktu di bidang tersebut.

Nah ini dia hasil dari belajar saya. Masih perlu belajar banyak. Kalau perlu berlatih. Masih banyak gambaran saya ini yang dibenerin sama kakak yang mengajar.

Belajar manga

Belajar manga

Minggu, 23 Juli 2017

Perjuangan kursus manga

Ehhh ternyata lewat depan kantor sekretariatan ASEAN 
Alhamdullilah masih dikasih kesempatan buat kursus. Mau nangis deh hikss.... yang dicita-citakan dari SMP ketika lihat manga nakayoshi kalau ada kursus manga.

Tergila-gila dengan serial cantik. Kok bisa ya gambar bagus-bagus tuh orang jepang. Aksi nekat saya kirim surat. Ngak tahu dech surat itu sampai atau tidak. Coz tidak dibales. Bersama my bestfriend yang gila komik kita terus aja baca komik.

Impian tersebut mulai terkubur ketika SMA sibuk sama pelajaran apalagi SMA nya ada sistem droup out (DO). Sedih dech ... trus kuliah lupa sibuk sih tapi kursus bahasa Inggris. Trus tamat kuliah malah kursus jahit. Memang emosi sesaat. Nah sekarang waktunya fokus . Jadi Fokus sama gambar yang memang dari dulu disukai.

Bahkan dengan nekad saya mulai mencicil menghabiskan bahan-bahan flannel yang bertumpuk. Tapi sayang waktunya. Moga moga diberi kelapangan waktu. Amin ya robbal alamin.

Tapi kursus di Machiko Manga School ini 1 x dalam seminggu. Jadilah saya mesti lah saya menggunakan waktu minggu saya buat kursus.

Ada rasa capek? Ada tapi senang hati. Karena memang menggambar membuat saya rilexs berbeda saat saya les menjahit. Bukannya menderita tapi lebih ke arah bingung. Di tempat kursus mesin jahit manual. Bahan haruz beli padahal keuangan mepet. Yah begitulah derita pengangguran dulu. Dinikmatin aja lah. Ada hikmahnya semua.

Nah yang jadi ribet. Ke Citra Raya saya nunggu bis Citra yang jam 5  sore ng selalu berjodoh alias sudah ditinggal. Nah paling nunggu yang jam 6 sore itu pun berangkat jam 06.30 . Tapi dibawa enjoy. Perjuangan gitu.

Nunggu bis Citra 
Belum sempet foto-foto machiko manga schoolnya . Malu sih :D kalau yang cari tempatnya ngak di depan jalan bener . Letaknya di belakang pantry magic. 

Semoga istiqomah
Amin





Sabtu, 22 Juli 2017

Memerangi Utang dan Riba

Adakah yang sedang memerangi utang dan riba?

Sudah cerita usang tentang orang yang ngak mau bayar hutang di lingkungan rumahmu?
Sudah usang tentang rentenir yang ada di lingkungan rumahmu?
Yang ujung-ujungnya malah ngomongin orang!
Saya bukan berlagak sok suci, tapi tahu kah kita ternyata kita Islam tapi jauh dari tata aturan hidup dari Al Quran?
Itu yang saya rasakan.
Apakah ada rasa takut?
Apakah ada rasa takut miskin?
Apakah ada rasa takut mati?

Yah dari dulu sebenarnya rasa gelisah itu berasal dari godaan syetan. Dibuatnya merasa jauh dari keyakinan ada ALLAH sang Maha Kuasa.

Balik lagi ke soal utang dan riba. Mulailah dengan koreksi diri sendiri.
Apakah punya hutang yang belum lunas?
Apakah pernah ngebungain uang?

Saya lagi berusaha memerangi Utang dan Riba tersebut. Mencoba meminimalkan hal-hal tersebut. Semoga dimudahkan. Rasa gelisah tak menentu pasti bales dengan doa dan ikhtiar.
 Hal yang saya coba

1. Diselesaikan satu per satu.

Sebelum mudik mencoba melunasi utang ketitik-titik kecil. Khawatir aja umur ngak ada yang tahu.
Semoga dengan usaha Allah menolong hambanya ini. Walaupun ada yang gede nie Utang dan ngeriba jelas. Moga dilancarkan niat melunasinya.

2. Mengingat apakah masih ada sangkutan utang
Ide temen saya kemarin adalah menyampaikannya di media sosial. Salut sama dia. Pas puasa kemarin. Sebuah langkah yang baik dalam media sosial. WOW bisa dicontoh pengen euiii. Nanti mau dicari ahhh statusnya. Bisa salah satu usaha, dari pada nanti ahli waris yang nanggung. Catatan untuk hidup tanpa berutang juga. Lancarkanlah ya ALLAH

3. Menyederhanakan hidup
Cukup dengan pakaian yang ada, jilbab yang ada. Ngak macem-macem lah. FOkus bayar UTang. hahaha.

4. Meminimalisir gaya hidup yang tidak penting

5. Bersyukur dan bersyukur.
Kadang merasa kurang kalau dibandingkan dengan kehidupan orang lain. Tak perlu membandingkan kadang kalau tak siap mental ini akan membuat hidup saya merana. Kalau kalian bisa membuat perbandingan itu ke arah positif ya ngak apa-apa. Misalnya lihat orang kaya terus kalian ingin kaya, kalian berusaha ini dan itu dengan jalan yang halal sih ngak masalah. Kalau cuma berkeluh kesah menyalahkan keadaan dan nelongso. Stop ok.

Bahagia melihat orang Bahagia

    Melihat status temen yang menemukan kehidupan yang baru di facebook. Entah itu rumah baru, bayi baru, menikah, menemukan pekerjaan baru. Dulu kita melihat mereka menderita, sekarang mereka memperlihatkan kebahagiannya. Hmmm rasanya bahagia yang tidak dapat dijelaskan. Seperti bisa menghirup oksigen lebih banyak, ingin menangis tapi ngak jelas juga alasannya ya.
    Selamat teman-temans, doa kan bisa mendapatkan kebahagiaan juga dalam menjalanin hidup ini. Penuh rasa syukur, apapun yang diinginkan tinggal doa. Menyadari setiap kebahagian. Halahhh yang kayak gini diposting padahal bisa buat status di facebook aja ya . heheyyyy. Walaupun tidak ditraktir melihat kebahagian kalian aja sudah cukup. Happy friendship.

Jumat, 30 Juni 2017

Bahagialah

Sebenernya saya sudah ke arah untuk tidak konsisten. Why? Tadinya saya mau menetapkan tahun ini tahun bahagia. Ya membiarkan diri saya untuk bahagia. Tapi saya kan menetapkan tahun ini sebagai tahun baca buku. Di ig a.k.a instagram saya punya hestag #tahunbacabuku. Kalau kuota banyak dan banyak waktu silahkan di search baru 7 buku si dari target 100 buku.

Ok jadi saya tetap konsisten sebagai tahun baca buku tapi tetap berharap memiliki rasa bahagia.

Bagaimana cara memperoleh kebahagiaan? Ini sebenarnya hanya hipotesis saya sajanya. Saya bukan psikologi, bukan motivator. Cuma saya menuliskan apa yang ada dalam pikiran saya. Orang bisa mengucapkan bahagia dengan mudah tapi realisasinya kadang perlu dipertanyakan.

Ok bahagia itu katanya adalah suatu moment. Jadi dapat datang seketika lalu ya happy lalu rasa itu pergi. Halahhh istilahnya.

Ok Bahagia itu.
1. Bahagia itu biarkan ia datang lalu terima setelah itu nikmati.
2. Bahagia itu menikmati proses dengan ikhlas
3. Bahagia itu bersyukur
4. Bahagia itu ikhlas menerima
5. Bahagia itu ketika ada masalah kita mencoba mencari jalan keluar. Tidak berlarut-larutan mengasihani diri sendiri. Tidak membandingkan takdir dan nasib kita dengan orang lain.

Mungkin kamu memiliki arti bahagia itu masing-masing. So sekarang kamu mau mengingat bertahun-tahun yang kamu lewati sebagai moment bahagia atau kamu akan mengingatnya sebagai moment yang menyedihkan dalam hidup kamu. Itu kembali ke diri masing-masing. Mau menguatkan ke bagian moment bahagianya lebih banyak atau ke moment sedihnya.

Kadang atau sering kita mendengar cerita orang tua. Oh di tahun itu kita sekolah jalan kaki. Sepatu aja sudah bolong. Rumah jelek makan seadanya. Tapi ada raut bahagia dalam cerita mereka.

Contoh lain: Saya ketika kecil belum ada handphone. Rumah saya di dekat balai desa. Di depan balai desa ada lapangan tempat kami bermain kasti. Saya memiliki banyak teman. Kami main dengan puas membuat pondok-pondokan dari pohon akasia yang ditebang. Main kaleng rombeng dengan kaleng-kaleng dari TPS akhir di dekat rumah kami.
Tidak banyak uang saat itu untuk jajan yang banyak. Tidak banyak stasiun televisi. Malam kami lewati di rumah. Lingkungan perumahan masih banyak hutan. Tidak banyak fasilitas yang kami miliki.

Tapi memori saya merekam bahwa itu tahun membagiakan buat saya.
Jadi pililah bahagia untuk menjalani hidup ini. Walaupun banyak cobaannya. So semangat teman-teman.

Kamis, 29 Juni 2017

Aplikasi Telegram

Sejak pulang kampung. Dan lupa persiapan beli buku. Jadi hanya buka twitter dan satu lagi telegram.

Telegram tentu tidak asing bagi kamu (saya juga sih heheh) yang angkatan 80 or 90 an karena dulu telegram digunakan untuk menyampaikan berita dengan cepat.

Nah telegram yang sekarang adalah telegram yang merupakan salah satu aplikasi. Mirip-mirip whatsapp a.k.a wa. Tapi kalau telegram saya lebih ke arah untuk mengikuti channel penulis saja. Bukan difungsikan sebagai media komunikasi 2 arah. Jadi saya seperti langganan koran aja. Jadi sebagai pembaca saja.

Jadi katanya keunggulan dari telegram bisa memuat anggota yang banyak. Kalau whatsapp kan ada batasnya. Tapi kalau telegram lebih banyak deh.

Nah saya mau share beberapa channel yang saya ikutin
1. Ippoh right
2. Dewa eka
3. Saptuari Sugiarto

Saya suka baca tulisan mereka. Luamayan ngak baca buku. Tapi baca artikelnya.
So kamu punya channel yag asyik untuk gabung. Kasih tau donk :)

Anyway kalau update posting statistik blognya jadi meningkat ya. 

Hanya kehendak Allah

Ok akhir-akhir ini suka mikir, kalau umur tidak panjang. Kalau dipanggil lebih cepat?
Maka dari itu saya pun usaha gimana caranya dapat pahala yang banyak. Sehingga di alam kubur tidak menderita. Tahu sendiri kan Catatan amal apa yang akan dibawa tidak terputus sempai kita mati. Dari saya kecil sering banget dipakai oleh penceramah nie.

Ok 3 perkara yang tidak terputus amalannya ketika mati sering kan kita dengar (ternyata ada hadistnya HR Muslim: no.1631)
1. Sedekah jariyah
2. Ilmu yang bermanfaat
3. Anak yang sholeh

Untuk poin yang 2 walaupun guru saya ng terlalu pd sudah memberikan ilmu yang bermanfaat. Walaupun banyak temen-temen guru saya yang ditanya alasan menjadi guru karena ladang pahala. Mungkin saya sudah pd dapat pahala dari poin yang kedua kalau sudah setara BJ. Habibie kali ya. Karena beliau sudah berjasa banget menemukan suatu rumusan dalam bidang ilmu penerbangan. Beliau juga ilmunya sudah dipakai. Jadi saya cuma bisa berusaha tapi ng bisa ngitung namanya pahala dalam poin yang ke 2 ini. Intinya belum pd dapat pahalan di poin no 2 ini. Karena ada alasan financial juga.

Untuk poin ke 3 waduh saya belum punya anak. Kalaupun doa anak sholeh dikabulkan. Tapi anak mana? Mana yang mana?

Nah harapan saya di poin ke 1 amal jariyah. Jadi dipengajian murobi saya a.k.a guru ngaji saya ( ng berani bilang guru spiritual coz ngeri ahhh kayak artis-artis itu) dia bilang banyak orang yang bagi-bagi buku gratis, bagi-bagi Al Quran gratis di bulan ramadhan. Supaya dapat pahala orang yang membaca Al Quran. Pokoknya dimaksimalkan usaha mencari pahalanya.
Nah mulailah saya kalau ada receh sedikit beli mukena. Karena kata nenek saya kalau dikampung banyak orang susah. Yang beli mukena aja susah, suka ng pd sholat di masjid karena mukenanya sudah rusak. Akhirnya ada receh sedikit dari kegiatan sekolah saya belilah nie mukena. Kadang cuma dapat 1 biji doang mukena tapi inget pahalanya jariyah. Jadi terkumpulan beberapa mukena. Tahun lalu juga sudah beberapa mukena dengan motif yang sama.

Jadi harapan saya mereka pakai di bulan Ramadhan sengaja dipilihkan yang bahan katun Bali yang adem. Secara tahu sendiri beberapa mukena ada yang panas. Karena ada saudara yang tinggal di kampung bisa disurvey yang mana aja yang membutuhkan mukena.

Alhasil setelah mukena yang dibagikan tahun lalu bisa dilihat dipakai atau ngak.
Jadi begini ketika sholat taraweh nenek-nenek saudara ini celingak-celinguk di masjid. Kok yang pakai mukena yang dibagi cuma kita berdua ya. Usut punya usut ditanyakanlah kepada mereka. Kenapa itu mukena kok ng dipakai.

Tau ngak pembaca sekalian ( kayak ada yang baca aja ya hehehe) mukenanya bukan ng mau dipakai. Tapi dipakai nanti kalau lebaran . Tinggal saya yang geleng-geleng kepala. Niat saya dapat pahala berlipat di bulan Ramadhan dari orang lain tinggal cerita.

So kesimpulan yang saya dapat
#Kita bisa berencana tapi Allah lah yang berkehendak

#Jangan remehkan ladang pahala kalau ada di depan mata kenapa ng di embat
Contohnya yang remeh aja yang kalau ada paku di jalan kita singkirkan aja sudah pahala.

Tetap semangat mencari pahala di dunia yang sementara ini.


Selasa, 02 Mei 2017

#100 buku

Kenapa #100buku itu cuma target saya. Semoga pengetahuan saya bertambah.
Ini cara saya untuk menjadi lebih baik.
Ini cara saya dari kegelapan menuju cahaya.
Ini cara saya agar saya tidak menyesal dikemudian hari.
Ini cara saya agar uang yang saya hasilkan digunakan untuk membuat saya memiliki ilmu.
Ini cara saya menikmati hidup.
Ini cara saya membalas dendam kehidupan masa kecil saya yang susah beli buku kesukaan saya.
Ini cara saya yang tidak mau kalah dari kemampuan siswa saya yang suka membaca.

Bayangkan waktu 5 tahun yang saya habiskan tanpa program membaca. Penyesalan datang terlambat. Betapa banyak waktu terbuang sia-sia. Betapa saya menyadari seorang ibu, disuruh suaminya di rumah agar istrinya punya waktu banyak untuk membaca. Betapa efektifnya waktu seseorang ketika waktu lapangnya digunakan untuk membaca.

Setelah berhasil menyelesaikan target memposting blog tahun 2016. Saya terlena. Tidak membuat postingan lagi. Betapa saya menyadari kalau kegiatan menulis memiliki korelasi dengan kegiatan membaca. Betapa lega hati saya ketika memposting. Tapi ini karena Allah juga menurut saya. Saya dilanda kegalauan yang besar. Dan 2 hari saya gelisah apakah ini bentuk penyesalan atas keputusan saya. Saat itu saya cuma ingin memposting ceramah yang begitu berkesan. Dan tidak ada hubungannya dengan postingan yang saya tulis. Tapi begitulah cara Allah menolong hambanya. Dikasihnya jalan dengan menulis. Jalan yang selama ini saya gunakan. Saya tidak menyadari penyelesaiannya hanya dengan menulis.
How wonderfull life?

So supaya tidak terlena. Saya mulai dengan target membaca. 100 buku untuk tahun ini dari Mei ke Desember.

My first book in reading target

Rencananya puasa ini saya mau isi dengan baca buku dech. Jadi mulai sekarang saya mau ngumpulin buku buat dibaca nanti. Semoga tercapai. Amiin Ya Robalalamin.

Minggu, 30 April 2017

Kuntum Farm

Nah jalan-jalan lagi. Tapi sambil mengawal anak-anak. Asiy donk meskipun becek-becekan. Tapi tak mengapa.
Kuntum farm mrnawarkan berbagai kegiatan menarik untuk anak-anak. Kalau saya cuma ngikutin dari belakang. Secara sudah ada kakak-kakaknya yang care banget dan tegas.

Rute kegiatan kelompok saya adalah
1. Kita melihat marmut dan kelinci
    Yang suka boleh pegang tapi saya gelian       orangnya jadi ngak mau pegang




2. Memberi minum susu sapi dan kambing
    Nahh ini anak-anak satu persatu dikasih       botol susu untuk kambing dan rumput           untuk sapi. Namanya anak-anak seru-           seru aja.
3. Melihat hewan
    Anak-anak dikasih satu bungkus jagung.       Jadi yang bulum pernah lihat ayam,               burung, dan sejenis unggas. Bisa lihat di       sini.
4. Menanam Padi
    Ini adalah yang terbecek mana hujan             lagi. Tapi nikmatin aja ok.
5. Menangkap ikan
    Nah anak-anak suka banget nie. Dan saya     suka si kakak pendamping dengan tegas       melarang kelompok lain yang coba-coba       ikutan. Ikannya nanti dikasih untuk buah     tangan ketika pulang.
6. Naik Kuda
    Seru banget bagi anak-anak.  Saya ng tega     naiknya. Kudanya kecil. Ya walaupun sih       kuda memiliki kekuatan mengangkat             beban
7. Belanja tanaman
    Anak-anak ternyata suka juga kalau beli       tanaman-tanaman.


Asyik kan kegiatannya. Sekali lagi saya memiliki pengalaman yang mungkin orang lain inginkan. Tapi saya suka tak pandai mensyukurinya.
    

Camp Hulu Cai

Nikmat Allah mana lagi yang saya dustakan?

Ok saya ini termasuk jarang diajak keluarga saya jalan-jalan. Mau seperti pegawai pabrik yang dapet jatah jalan-jalan? Ngak mungkin secara ngak kerja di perusahaan. Mau nabung buat treveling? Tergiur sih ikut program treveling seperti Programnya Claudia Kaunang. Tapi sekarang cuma bisa menghayal dulu. Secara program tahun ini bebas utang.

Nah memang rezeki ngak kemana. Diajak sama siswa kelas 6 perpisahan di Camp Hulu Cai di Ciawi.
Apa aja sih yang bisa dilakukan di Camp Hulu Cai.

1. Puas-puasin Berenang
Kolamnya tidak terlalu dalam. Dan enaknya kemarin hari minggu kalau ngak salah habis dibersiin.

2. Selfie dan menikmati pemandangan
Wah areanya indah. Taman-taman hijaunya. Menyegarkan mata kita.
Saya suka duduk dihamparan rumput. Ala-ala Syahrini deh ada bunga-bunga.
Tuh ada bunga-bunga




3. Mencoba flying fox
Saya ikutan ini seru . Tidak ada salahnya mencoba. Sebenernya ada rakit juga. Tapi saya ng coba males basah-basahan. Mini rafting juga ada tapi bayar lagi sih kemarin.

4. Makan
Hahahah yang ini mah ng ketinggalan. Alhamdullilah makanannya enak :)

So pantes aja ya orang Jakarta itu berbondong-bodong macet-macetan ke Puncak. Bobo cantik aja enak udaranya masih seger gitu.
Jadi nikmat mana yang saya dustakan?




Arisan O Arisan

Wah setelah lama tidak menulis. Ternyata rindu juga. Dan ada rasa lega ketika menulis. Apakah karena itu orang yang suka menulis akan awet muda hahah. Sebelum menulis sore ini ada beban dalam kehidupan saya cieeeeeee ile. Liburan panjang ini tidak begitu saya nikmatin, kepikiran aja bawaannya. Tapi entah kok beban itu berkurang ketika menyelesaikan posting sebelum ini. Saya merasa ada yang plong di hati saya. Mencoba menerima apa yang terjadi. Oh semudah itukah Allah membolak balikan hati. Pantes aja apa yang tidak mungkin kalau Allah berkehendak. Bahkan dengan cara yang sederhana.

Nah tema kali ini saya ambil adalah tentang arisan. Arisan ini sudah turun temurun dilaksanakan. hahaha dan ketika saya tanyakan ke nenek saya. Dia sudah tidak tertarik lagi. Kecuali arisan kurban ya yang sistemnya nabung dan akhirnya dibelikan sapi.

Mengapa saya tertarik sama tema ini. Oh arisan itu menggiurkan. Coba bayangkan saya bisa dapat uang untuk menutupin utang saya yang lain. Dan apa saya aja yang lihat fenomena arisan ini sebagai magnet untuk kaum perempuan.

"Kalau ngak arisan ya ngak kekumpul barang di rumah" 


Kalimat tersebut adalah kalimat yang sering sekali saya dengar. Trus

"Arisan itu Nabung"

Itu kalau anda sekalian dapat diterakhir tapi kalau di depan atau awal , saya pikir itu adalah Utang .

Saya memang ada rencana untuk ikut arisan alasannya saya butuh uang. Dan bisa menutupi utang saya. Jadi seperti gali lobang tutup lobang. Saya pikir kalau saya ikut tiap bulan saya mesti bayar.

Tidak sengaja saya dengerin ceramah ustad basalamah. Jadi dia bilang kalau arisan itu membuka pintu utang. Kan tadinya saya mau bayar utang kenapa saya buka pintu utang lagi. Iya kalau saya umur panjang. Lah kalau .... . Ahli waris saya lah yang mesti menanggung utang saya. Saya berkeyakinan begini kalau setiap saat kita harus siap namanya kedatangan ajal. Lah kalau Saya tidak siap berarti ada sesuatu yang salah dalam hidup saya. Minimal saya harus punya bekal dan tidak buat banyak dosa. Serius banget kayaknya saya ya.



So pikir lagi ya masalah arisan! Jangan sampai jadi pintu hutang :)





Diet dan hidup sehat

Ok semenjak heboh diet kenyang hughes. Saya jadi coba meskipun tidak sedisiplin Hughes. Nah dari namanya aja diet kenyang. Jadi kita diperbolehkan makan atau minum yang berasal dari real food.
Real food makanan asli seperti sayuran dan buahan. Nah berhubung saya lihat Hughes banyak mengolahnya dengan di jus. Jadi saya ikutan rajin ngejusnya. Sebenernya boleh juga yang sebangsa karedok. Tapi saya belum coba buat bumbu sendiri. Saya sebenernya penggila karedok karena makannya kres-kres gitu.


Nah  Hughes juga mengajarkan hypnotheraphy untuk diet ini. Jadi kita diberi semacam penguatan menurut saya. Menghypno diri kita bahwa makanan dan minuman tersebut amat bermanfaat bagi tubuh kita.

Yang saya suka Hughes juga memilih yang lokal.  Karena lebih sedikit pengawetnya. Dan tumbuh di bumi kita pertiwi dan disinari matahari. Wow saya merasa makan itu sebagai kebutuhan terhadap fisik dan jiwa kita . Bukan hanya mengenyangkan perut.

Saya membeli juicer dibanding blander. Dan tidak saya sesali karena hasil juicer itu menurut saya bersih. Saya suka nanas madu. Hasil dari juicer tersebut seperti jus dalam kemasan.
Kalau apel berwarna coklat ketika dijus. Anggap aja itu susu coklat atau minuman coklat. Lebih sehat dibanding mengkonsumsi terlalu banyak gula.

Saya belum mencoba jus sayuran. Tapi untuk buah saya sudah sering campur dan rasanya enak-enak aja. Masih penasaran dengan sayuran. Tapi belum menemukan sayuran yang di resep buku Hughes.



Sebenernya ini terapi buat saya juga yang sedang galau😂. Saya terbiasa dengan makan kalau hati saya lagi gundah gulana. Memang perubahan yang saya rasakan setelah diet adalah saya gampang merasa kenyang. Dan saya akan mudah begah kalau memaksakan makan yang banyak. Kalau dulu saya ini makan apa aja masuk aja ngak heran berat saya hampir 71 kg.

Saya mendampat banyak komen. Dan keluhan saya adalah baju-baju saya mula meninta pertolongan, perut membuncit kalau duduk akan berlipat, punggung saya sakit, kulit saya tidak sehat, dan yang paling tidak enak adalah komentar orang sekitar yang shock dengan berat badan saya. Kalau jalan pantat saya ini geal geol. Dari sana saya berfikir, apalagi teman yang program hamil lagi rajin-rajinnya diet. Mulai deh program diet. Tapi saya akui saya butuh olahraga. Harus olahraga meskipun olahraga ringan.

Perubahan setelah diet :
Berat badan turun
Perut tidak terlalu berlipat lagi
Makan mudah kenyang
Makan bukan aktivitas utama
Tidak terlalu tergiur dengan makanan cepat saji
Kulit mulai sehat meskipun masih kurang
Jadi rajin bereksperimen jus
Urusan BAB jadi lancar

Untuk hypnotherapy saya pikir ini bagus sekali. Kita menghargai makanan yang kita makan. Dan kita meyakini nikmat Allah itu sangat besar dan manfaat makanan yang kita makan itu kita sadari. Bukan asal makan dan kenyang.

Aneh bagi saya memilih makanan karena meneliti bahannya. Itu dulu, karena saya terbiasa mencari makanan karena alasan enak atau tidak enak. Dulu cuma berdasarkan ohhh nafsu mau  makan apa. Tidak heran mudah tergiur dengan makanan tidak sehat. Kalau sekarang ada rem dalam diri saya. Dan aktivitas makan itu merupakan aktivitas yang bermanfaat. Bukan cuma ajang kesenangan apalagi gengsi.

Susah memulai. Mulailah dari hal yang simple. Sebelumnya yang menolong saya tidak tergantung nasi adalah diet Gm. Tapi dengan diet kenyang. Saya merasa ya kalau laper saya bisa makan.

Tapi saya masih sering kecolongan juga sih. Ok teman-teman tidak ada salahnya dengan mencoba. Tidak ada kata terlambat untuk kesehatan diri kita. Mau digoda temen silahkan. Karena orang diet itu suka ditanya ini itu dan kalau sakit pasti kesimpulan mereka gara-gara diet. So selamat kembali ke makanan sehat. Karena makanan sehat akan mengalir di tubuh kita.

Nikmat mana lagi yang saya dustakan. Setelah nikmat hidup sehat. Dan nikmat mendapat bacaan yang bermanfaat.



Jumat, 31 Maret 2017

Pergeseran buku bacaan

Menjadi berumur... halah tua banget rasanya, ngak juga sih dasar aja iseng.
Saya dulu penggila banget baca buku. Tapi bukunya ngak ada. Mau majalah Bobo aja ngak dibeliin. Untung tertolong dengan adanya majalah Intisari bekas.

Tahap selanjutnya saya tergila-gila dengan namanya komik. Serial Cantik uhuuuu , pertualangan doraemon. Sampai saya bercakap-cakap ria dengan temen saya. Seandainya kita sudah kuliah apa ngak malu ya beli komik? Temen saya waktu itu menjawab "Ngapain malu?". Saat SMP mulai suka cerpen. Tertolong dengan kliping cerpen B.Indonesia. Maklum perpus SMP menyedihkan banget.

Waktu kuliah saya masih suka baca tapi yang model remaja Islami gitu. Tapi sudah mulai suka Novel-novel. Ok tapi seinget saya . Saya jarang baca dech waktu kuliah. Sibuk kursus B.Inggris. Saya getol banget kursus B.Inggris waktu itu. Tapi tetep ya saat itu tergila-gila dengan novel Harry Potter dan buku serial Laskar Pelangi

Nah setelah itu mulai karena ngak dapet job jadi pengangguran, saya beralih ke buku motivasi-motivasi. Baca novel kok akhir-akhir ini rada nyebelin ya. Terlalu saya. Terlalu romantis dibilang murahan. Ngak ada gregetnya dibilang garing. Padahal nie novel sudah mau dibuat filmnya. Nyebelin banget ng sayanya. Novel yang pembacanya dijejelin kata-kata asing atau istilah membuat saya geneg. Novel-novel ala harlequin juga kadang terlalu tinggi imaginasinya. Salahnya apa sih ???

Kesimpulan saya mungkin minat akan topik bukunya sudah berbeda tidak sama seiring berjalannya waktu ( halahhhh hahaha)

Kamis, 30 Maret 2017

Alasan Hidup Sederhana

Gampang sih kalau ngomong tapi pelaksanaannya?
Ok Saya kadang merasa di tingkat hidup yang stress. Kadang saya mengatasinya dengan menyederhanakan keinginan-keinginan saya. Mencoba fokus dengan 1 hal yang ingin saya tuntaskan.

Jadi kemana perginya resolusi tiap tahun? Saya tetap melihatnya. Tapi kalau menurut saya terlalu berat dan membebani pikiran saya. Saya akan memilih satu yang ingin saya targetkan.

Kadang memang saya membutuhkan kesederhanaan dalam hidup. Karena memaksakan gaya hidup dengan gaya hidup orang lain sungguh membuat tambahan beban.
contoh penghematan yang saya lakukan :
  1. Kadang saya ingin memiliki koleksi lipstik tapi apa daya uangnya untuk budget yang lain Di satu sisi saya merasa merana , tapi di sisi lain buat apa sebenernya saya banyak lipstik toh saya pakai juga jarang banget.
  2. Sepatu , saya naksir banget sepatu model baru. Berhubung saya ini guru jadi sepatu saya itu beberapa dari wali murid sebagai hadiah. Saya urungkan membeli sepatu karena masih banyak. Gimana ngak ngiler liat sendal brandnya Up Diana Rikasari. 
  3. Tas, ngomong-ngomong soal tas. Saya menepati janji saya beberapa tahun lalu untuk memberikan tas pada orang tersebut dan itu terngiang-ngiang. Akhirnya bulan ini tuntas, beli bulan lalu tapi kirim bulan ini hehehe. Saya sebenernya ngebet banget sama tas Anello backpack tapi saya mahal untuk KANTONG SAYA. hahayyy. Jadi saya memilih no beli tas. Tas Asma Nadia saya masih bisa dipertahankan tahun ini.
  4. Target nabung emas terpaksa saya batalkan karena saya memilih hal yang lain.
  5. Baju di Instagram yang amboi menggiurkan, terpaksa saya lihat saja. Baju saya masih ada Insya Allah masih bisa dipakai.
  6. Lemari buku ikea ... program saya tahun ini adalah literasi ... tapi sepertinya saya beli buku atau pinjam aja. Soal lemarin kagak usah lah. Apalagi setelah nonton drama korea radiant office. yang terpenting bukunya dibaca, buka dipajang-pajang saja. Boleh deh dipajang tapi nanti kalau sudah ada budget beli lemarinya.
  7. Blender ini butuh banget sebenernya untuk kembali memakan makanan sehat, yah kalau ada uang lebih nanti hoooooooooo
Ok di atas contoh penghematan saya. 

Saya bandingkan waktu saya kecil , dimana di lingkungan rumah kita bisa bahagia dengan hal-hal kecil. Mungkin masa kecil itu belum mengenal UTANG ya.
So jadi saya memang punya UTANG dan setelah dapat materi tentang RIBA. Seperti Video di bawah ini

Kok rasanya saya hidup untuk bayar utang ya. Dan saya merasa tidak siap mati sebelum lunas ( ekstrim banget ng sih daku :-D )  Sepertinya saya mesti melaksanakan rawat inap deh... LUNAS secepat-cepatnya karena itu sepertinya beberapa investasi mesti dijual ( halahhhhh kayak banyak aje)
Dapet video tersebut antara semangat dan kepikiran. Jadi ada bukunya juga kembali ke Titik Nol namanya. Tapi saya belum beli sih. Yah kalau kembali ke titik nol harus siap hidup sederhana. 
Sederhana bukanlah hal yang mudah. Tapi bukan hal yang tidak mungkin. Demi bebas dari jeratan UTANG harus tegalah. 


Sabtu, 14 Januari 2017

Perlukah menulis resolusi?

Saya lihat beberapa postingan di beberapa blog yang menganggap tidak perlu menulis resolusi. Jadi mengalir aja seperti air. Apakah salah? Saya rasa tidak bisa menyalahkan dan membenarkan dalam hal ini. Tergantung tipe masing-masing orang. 

Kalau saya tahun ini tetap menulis resolusi. Saya termasuk orang yang perlu menemukan apa sih yang saya inginkan dalam hidup ini. Karena saya merasa selama ini. Ya hidup ya hidup jalanin aja. Saya termasuk yang gila-gilaan menulis apa yang saya inginkan. Pernah mencoba menuliskan 50 hal yang saya inginkan dalam hidup. Dan hasilnya saya bingung mau nulis apa lagi ya. Saya mau ketawa saat itu sesulit itu kah menemukan hal-hal yang saya inginkan.

Saya menulis resolusi sudah beberapa tahun belakang ini. Mengecek setiap kali saya kehilangan semangat dan arah. Dan saya kadang kala berkata dalam diri saya sendiri " ihh bisa ya tercapai beberapa hal", kadang resolusi yang saya buat tahun kapan bisa tercapai 2 tahun berikutnya. Ya tentu saja tidak tercapai tanpa doa dan usaha. 

Buat saya resolusi lebih ke arah apa yang saya inginkan. Jadi apakah resolusi itu sama setiap tahunnya? Kalau saya ada yang sama dan ada yang berbeda. Ketika saya merasa sudah hilang minat dengan salah satu resolusi tersebut saya coret. Untuk lebih semangat kadang saya tulis pencapainya. Oh yang ini sudah tercapai saya kasih tanda dech. 

Intinya saya mempunyai anggapan tulis aja resolusi mu , untuk mengingatkan diri sendiri. Bahkan saya tulis resolusi gila-gilaan. Evaluasi resolusi biasanya saya lakukan dengan membaca resolusi saya. Oh tercapai, oh coret nie sudah hilang minat. 

Jadi mau nulis apa ngak ? yah terserah kalian lah. Hidup masing-masing. Setiap diri kita menjadi leader atau pemimpin diri masing-masing. So tentukan sendiri!

LinkWithin

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...