Rabu, 20 Desember 2023

Terima Kasih

Bismillahirrahmanirrahim


Alhamdulillah Ya Allah, telah memberikan kehidupan ini. Akhir Desember 2023. Terakhir posting mengenai minimalis, sekarang pun aku masih berjuang dalam mewujudkan hidup yang minimalis itu. Jatuh bangun dalam percobaan yang kadang gagal. Alasan dibalik kegagalan kalau saya bilang listnya berikut ini:
  1. Merasa kekurangan baju, karena ikut banyak kegiatan dan pertemuanTips solusi: kalau memang kurang beli seperlunya, semua kadang bermula akan nafsu diri. One in One Out. Tanpa sadar ada baju yang tidak pernah terpakai dalam 1 tahun. 
  2. Merasa sekalian di kota besar, mall, beli sekalian saja karena bisa dicoba.  Hello sekarang tinggal di kota kecil yang Alhamdulillah ada outlet outlet produk tertentu. Dont worry to much ok. Kamu tidak perlu borong-borong baju, cukup nikmati jalan-jalannya. Ingat nafsu kadang menguasai kita tanpa sadar. Terbukti dari baju yang dibeli, tidak semuanya cocok. 
  3. Merasa tidak update baju seperti temen yang lain, ada rasa tidak percaya diri. Kenapa, kenapa, kenapa? Setelah disadari style aku juga ada sendiri, tidak perlu sama. Baju yang kusut juga karena aku ingin memakai bahan-bahan baju yang adem dan nyaman. Ya Allah , kadang nafsu menguasai semuanya.

Rekomendasi instagram yang patut dibuka atit, suistable life. 

By the way aku mulai menghapus beberapa file dan itu membuat hidupku menjadi lega. Alhamdulillah Allah kasih waktu yang lapang untukku menyelesaikan beberapa aktivitas yang selama ini tertunda. Aku mulai merapikan serta beberapa menghapus file-file laptop setelah program guru penggerak, tri mester kehamilan pertama yang luar biasa (mual, muntah, penciuman yang tajam, serta selera makan yang susah),  setelah mengerjakan raport semesteran, setelah menyusun SKP, setelah mengajukan angka kredit.

List-list yang aku lakukan 
1. Membersihkan laptop
2. Mencoba menghapus file di flashdisc
3. Membersihkan lemari dari pakaian yang sudah tidak layak
4. Membuang kertas-kertas yang tidak bermanfaat lagi
5. Membuang makanan di kulkas yang sudah lama (mencoba bijak dalam memakan makanan)
6. Mensortir pakaian dan lain-lain yang mana yang bisa diberikan. 

Ngomong-ngomong efek dari hidup minimalis ini, entah aku berlindung diri kepada Allah dari sifat kemunafikan. Aku merasa lebih dapat memaknai hidup ini walaupun rasa syukur tetap harus dilatih. Aku merasa menjadi guru yang tidak lagi mengharapkan bingkisan atau apa pun dari wali murid atau muridku sendiri. Bahkan berpesan "jangan kasih ibu bingkisan, buket bunga, dan lain-lain". Yang terjadi kadang kala aku kewalahan dengan semua barang yang diberikan. Aku harus membagikannya kepada keluarga yang benar-benar mau dan cocok dengan barang tersebut. Aku tidak menyangka akan berada di tahap ini. Tidak mengharapkan bingkisan dan lain-lain yang sebelumnya seperti sesuatu yang amat sangan diinginkan.

Sedangkan barang-barang memang terpakai hanya berapa persen saja. Hari ini 21 Desember 2023 ingin aku menangis kepada Allah yang telah memberikan semua kelapangan pada hidup ini. Memang masih ada pekerjaan yang harus aku kerjakan, tapi Ya Allah terima kasih Alhamdulillah di riwehnya hidup ini membuatnya serasa mungkin dikerjakan kembali. Makasih ya Allah.

Aku menuliskan di postingan ini karena ingin mengurangi penggunaan kertas di rumah. Masih memiliki  buku diary tradisional cuman rasanya tidak mau menambah kembali buku diary. Bahkan rencananya akan menghapus beberapa postingan di blog ini yang menurut aku serasa kurang manfaatnya. Lagi mempertimbangkan menghapus aku facebook juga. 

Semoga tidak menumpuk sampah lagi. Aamiin.



Tidak ada komentar:

Posting Komentar

komen donk :)

LinkWithin

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...